Feeds:
Tulisan
Komentar

Met lebaran Ye

Jalan-jalan ke tanjung uban

berwisata sambil lebaran

Marilah kita semua bermaaf-maafan

Khilaf dan salah mohon ampunan

Pantai Melur jauh di galang

Wisata batam sungguh mempesona

Semangat ramadhan janganlah hilang

Adab Islami tetap terbina


Idulfitri sungguh mulia

tebar amal sucikan hati

Kutunggu ramadhan datang kembali

de tangga’ gedong

17.00 medio belitong

Aku dudok de tangga gedong

kukemut kue pancong

kuseruput es kacang ijau abong

sempat kutermenong……..

ngembayangkan barik’ e de belitong

banyak kulup kan biak dayang dudok diperincong

sambil berencane mutar tg pendam nak makan bakso maklong

begerua sambil nutup bilong

idang ngelebe ek suare drumband nok tinggi temelambong

kutule ke dekat tegil panggong

agik ngeluncor ki dukun naik ketangin ngegandeng ambong

peno senyum sambil nepok duit di kantong

nek uya liwat mawak kedundong

Rium kemo sambil ninggikan kerudong

ku’be detegor manisan de burong

Au ae.. dirik ne surang nok tebingong…

Ini zaman kemajuan belitong

panjang angan panjang renongan

petuah kakik jadi penunjok jalan

Rapikan Sejarah Junjong Harapan

untuk ngebangun tanjongpandan

de laman gedong….

ngenangkan asep kecik belajar beketangin

ngarak ke megerib sambil makan angin

kitu te la jadi urang bepulin

de laman gedong…

ngenangkan zikri kecik datang berandun

ngajak sedare nunton madun

kitu te la banyak duit betambun

Datang be dan kamek tunggu de tangga gedong

biar cuma sekelumit janji dan sekantong angan-angan

mari kite dukong pembangunan

biar sejarah yang tentukan

hanya akan jadi cerita penuh kenangan

atau panduan ..

kidang peranakan….

dan pecucuk an di masa depan

de tangga gedong

ngenangkan barik zaman peno kenangan

tak kekang dimakan zaman

Kenapa harus Malu.. ?

Kenapa aku harus malu

aku tidak hidup jadi benalu

kenapa aku harus malu

negriku disebut negri korupsi nomor satu

pulak kenapa aku yang harus malu

bukannya pejabat yang korup beserta anak cucu

serta jaksa yang cuma bisa melucu

dalam pengadilan menunggu ketuk palu

alamak memang sangat lucu

tangkap satu tumbuh seribu

badut korup dibalik kelambu

waktu kampanye jelang pemilu

kenapa aku yang jadi malu

demokrasi berselimut bumbu

Aihh Indonesiaku

tak ada lagi rasa rindu…

Nelayan Tua

Seorang nelayan Tua duduk di tepi pantai

sambil matanya memandang lautan landai

pikirannya seakan menerawang

bibirnya mengucap berbilang

“apa yang akan kumakan nanti siang

kalaulah mendung tak lagi hilang

dirumah hanya ada nasi

bersama sepiring sambal terasi

kalau kududuk mencangkung begini

makan apalah anak istriku nanti

biarlah badai lautan kuterjang

biarlah kugapai pulau seberang

asal kan ku dapat ikan sembilang

yang tiada terbilang..

Hari Ini

Hari ini

kedukaan hilang perlahan

kesukaan datang berkawan

mengepakkan sayap hendak terbang

meraih cinta dan cita yang semakin terbayang

walau bertumpuk usia

namun bakti tetap terbina

Bunda

tawamu adalah tawa kami

sukamu adalah suka kami

dan semangatmu adalah semangat kami

Kembara

Kembara

Hilang putus tak pernah bersua

Datang dan pergi tiada berjumpa

bila hujan beranjak pergi

pupus jejakmu tiada kumengerti

Kasih dan Kembaraku

tanpa pernah kutau..

kau sudah begitu jauh..

menjalani sisa-sisa kehidupan

menjajaki setiap penantian

Penantian sepotong luka yang terkoyak

penantian sebait kata yang telah usang

kembara

kau bawa kemana cintaku…

Sekilas

Setiap orang punya bakat untuk menulis, tentu saja, minimal dia bisa menuliskan nama, alamat, tgl lahir dll jika datanya diperlukan untuk pengisian formulir misalnya.tapi kemudian bakat menulis ini terbatasi oleh waktu yang sebagian besar dipakai untuk mengerjakan aktivitas kehidupan yg lain.

Saat ini kami sekeluarga sedang berusaha disiplin untuk menulis diari sehari-hari. Apa saja pekerjaan dan pengalaman yang dilakukan dan diperoleh pada hari tersebut serta harapan dan ide yang muncul, mana tau pada waktu dan saat yang tepat, ide tersebut bisa dikembangkan menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat. Rencana kerja program kerja atau apapun lah namanya biasanya muncul dari ide yang secara tiba-tiba pula hadir didalam benak kita, jadi kalau tidak segera ditulis ide tersebut akan menguap secara perlahan dan hilang pelan-pelan mengikuti rutinitas kita yang nyaris tak bisa berhenti. bangun pagi kita sudah kesibukan untuk persiapan untuk berangkat kerja, sekolah ataupun kepasar, kemudian setelah pulang ada banyak lagi pekerjaan yg menunggu untuk dikerjakan, PR mungkin bagi yang bersekolah, pekerjaan kantor bagi yang kerja, dan tentu yang tidak ada habis-habisnya pekerjaan rumah seorang ibu rumahtangga. Sehingga begitu tubuh kita rebahkan diatas pembaringan , untuk menggerakkan jemari untuk menulis dan berpikir lagi menjadi tidak sempat.

Oleh karena itu bakat menulis itu harus terus dipupuk dengan cara membiasakan diri untuk menulis diari. Mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah, dan mulai dari sekarang… !

Apakah pantas memberi nasihat

kalau nasihat tak pernah dibuat

walaupun pantas memberi nasihat

jika tak berilmu tak mendatangkan manfaat

fajar tlah lewat mentaripun kan terbenam

sungguhpun umur terlewat suram

hanya bekal amal beserta asam garam

pupuk harapan tutup masa silam

dalam dada lalu kusemat

sepotong cita-cita dan seuntai semangat

jadikan hidup pemegang amanat

demi nasib ribuan umat

Allahuakbar…

Senyuman manis lina

Lina berlari-lari kecil masuk kedalam rumah, dan langsung menangis tersedu-sedu, ibu yang sedang membersihkan tempat cuci piring menjadi terkejut, ada apa nak.. kata ibu sambil buru-buru mencuci tangan dan melap tangannya dengan lap. tangisan lina bukannya reda malah tambah kencang. Ibu langsung memeluk lina sambil memeriksa seluruh tubuh lina, jika ada goresan atau luka mungkin lina tadi sempat terjatuh, sini duduk dulu, ceritakan sama ibu apa yg menyebabkan lina menangis, kalau terjatuh ibu akan obati dengan obat merah, kalau ada yg bengkak nanti ibu baluri dengan minyak tawon.. cep-cep sambil membujuk-bujuk ibu mengajak lina duduk di kursi ruang makan. Lina menuruti kata-kata ibu tangisnya mulai agak mereda, sambil terbata-bata lina mulai bercerita. tadi di sekolah ada yang bilang lina jutex bu? lho apa tuh kenapa dibilang kutex ? kata ibu.. Jutex bu ? oyah jutex., apa itu artinya ? kata temen-temen sih lina gak pernah senyum dan gak peduli ama temen ” sahut lina dengan muka agak malu.. lho apa iyah kata ibu .. rasanya anak ibu sangat peduli kok ama temen.. (bersambung)

Duka

Duka berada di pihakku..

kau menang

waktu benci datang

menikam mencabik tubuh

aku hilang rasa

semua aku tak punya

Suka berada di pihakmu

waktu rindu datang

menyentuh merasa jiwa

engkau hilang rasa

lalu kau punya semua

SQ 87

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »