Hari ini,
Bulan Ramadhan
sudah berakhir
Tiba-tiba,
Terbersit tanya di
hati,
‘Sudah sempurnakah ibadahku kali ini?’
Tak
perlu menunggu lama,
Hati kecilku sendiri yang
menjawab
‘Ibadahmu belum sempurna… belum ada
apa-apanya!’
Astaghfirullah,
Sekali
lagi,
Ramadhan terlewati begitu saja
Aku sudah
menyia-nyiakan
Bulan yang penuh berkah ini, Ya
Allah
Tanpa tadarus,
Tanpa tarawih,
Tanpa
dzikir,
Sholat lima waktu yang seadanya,
Sedekah
yang sedikit,
Puasa yang tidak sempurna
Aku jadi
ingat
‘Perjalanan’ku selama sebulan ini
Masih banyak
kekhilafan
Yang tak bisa kutahan
Sesekali masih
kubergunjing,
Sesekali masih kuberbohong,
Sesekali
masih tak bisa kutahan emosi
Sesekali masih kumengeluh,
“Perutku krucuk… krucuk…”
Sesekali masih kumengeluh,
“Tenggorokanku kering”
Sesekali masih kurasa
malas
Sesekali masih kumerutuk dalam hati,
“Duh,
tinggal berapa hari lagi, sih
puasa…?”
Astaghfirullah…
Lupa aku akan
janji
Di awal Ramadhan
Janji untuk
beribadah
Dengan lebih baik
Malu aku
Sudah
bertanya
Tentang kesempurnaan ibadahku
Malu
aku
Menyongsong 1 Syawal
Malu aku
Merasa
berhak
Memperoleh
kemenangan
Lagi-lagi,
Terucap doa di
hati,
“Ya Allah, jangan jadikan ini adalah Ramadhan
terakhir bagiku”
“Ya Allah, ijinkan aku bertemu
Ramadhan lagi”
(Dari temen)