Setiap orang punya bakat untuk menulis, tentu saja, minimal dia bisa menuliskan nama, alamat, tgl lahir dll jika datanya diperlukan untuk pengisian formulir misalnya.tapi kemudian bakat menulis ini terbatasi oleh waktu yang sebagian besar dipakai untuk mengerjakan aktivitas kehidupan yg lain.
Saat ini kami sekeluarga sedang berusaha disiplin untuk menulis diari sehari-hari. Apa saja pekerjaan dan pengalaman yang dilakukan dan diperoleh pada hari tersebut serta harapan dan ide yang muncul, mana tau pada waktu dan saat yang tepat, ide tersebut bisa dikembangkan menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat. Rencana kerja program kerja atau apapun lah namanya biasanya muncul dari ide yang secara tiba-tiba pula hadir didalam benak kita, jadi kalau tidak segera ditulis ide tersebut akan menguap secara perlahan dan hilang pelan-pelan mengikuti rutinitas kita yang nyaris tak bisa berhenti. bangun pagi kita sudah kesibukan untuk persiapan untuk berangkat kerja, sekolah ataupun kepasar, kemudian setelah pulang ada banyak lagi pekerjaan yg menunggu untuk dikerjakan, PR mungkin bagi yang bersekolah, pekerjaan kantor bagi yang kerja, dan tentu yang tidak ada habis-habisnya pekerjaan rumah seorang ibu rumahtangga. Sehingga begitu tubuh kita rebahkan diatas pembaringan , untuk menggerakkan jemari untuk menulis dan berpikir lagi menjadi tidak sempat.
Oleh karena itu bakat menulis itu harus terus dipupuk dengan cara membiasakan diri untuk menulis diari. Mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah, dan mulai dari sekarang… !